![]() |
Oil retreated after reaching three-week high ahead of Labour Day weekendGlobal crude oil benchmarks retreated more than 2% on Tuesday, breaking a four-session rally, as investors weighed a mix of trade frictions, geopolitical risks, and political uncertainty in the United States. |
|
Acuan harga minyak bumi global turun lebih dari 2% pada hari Selasa, menghentikan reli selama empat sesi, seiring investor mempertimbangkan campuran gesekan perdagangan, risiko geopolitik, dan ketidakpastian politik di Amerika Serikat.
Minyak Brent ditutup turun $1,58, atau 2,3%, menjadi $67,22 per barel, setelah sempat menyentuh level tertinggi sejak awal Agustus pada sesi lalu.
WTI turun $1,55, atau 2,4%, menjadi $63,25.
Sentimen pasar tertekan keraguan yang terus berlanjut terkait pembicaraan damai Rusia-Ukraina dan ketegangan tarif baru, khususnya antara Washington dan New Delhi. Volume perdagangan lebih tipis menjelang libur Hari Buruh di AS pada 1 September juga memperbesar volatilitas.
Menambah tekanan lagi, sejumlah sumber mengindikasikan Rusia meningkatkan program ekspor minyak bumi Agustus dari pelabuhan barat sebesar 200.000 barel per hari dibanding rencana awal. Revisi ini dilakukan setelah serangan drone Ukraina yang mengganggu produksi kilang, sehingga melepaskan lebih banyak minyak untuk pengiriman ke luar negeri.
Written by: Farid Muzaffar