|
Morning Briefing - 03 Feb. 2026The Chinese PP and PE markets lost momentum at the start of February as a sharp retreat in futures prices curtailed arbitrage-led buying and dampened spot market activity. |
|
CommoPlast
Morning Briefing
03 February 2026
Brent: $66.30 (- $3.02)
WTI: $62.14 (- $3.07)
Naphtha CFR Japan: - $15
Ethylene CFR NEA: Stable
Ethylene CFR SEA: Stable
Propylene FOB Korea: Stable
Propylene CFR China: Stable
*Data represent closing prices of the previous trading day
____________________________________________________________________
Futures Melemah Membebani Pasar Poliolefin China di Awal Februari
Pasar PP dan PE China kehilangan momentum pada awal Februari karena penurunan tajam harga kontrak future membatasi pembelian arbitrase dan meredam aktivitas di pasar spot.
Kontrak PP dan LLDPE paling aktif diperdagangkan di Dalian Commodity Exchange masing-masing ditutup turun CNY 141/ton ($20/ton) dan CNY 154/ton ($22/ton), di tengah luasnya aksi jual pada saham dan logam dasar. Penurunan harga future ini cepat merambat ke pasar fisik, membuat pembeli menarik diri dari negosiasi.
Koreksi ini juga bertepatan dimulainya arus perjalanan Festival Musim Semi, memperkuat ekspektasi perlambatan cepat pada aktivitas manufaktur downstream. Dalam konteks ini, pelaku pasar semakin mempertanyakan ketahanan pemulihan harga baru-baru ini, sebagian menilai kenaikan pada Januari kemungkinan sudah mencapai puncaknya.
____________________________________________________________________
Harga Minyak Turun Lebih dari 4% Seiring Meredanya Risiko Iran, Memperdalam Aksi Jual Komoditas
Acuan harga minyak bumi global turun lebih dari 4% pada Senin, 2 Februari, karena meredanya risiko geopolitik terkait Iran membebani sentimen pasar. Harga melemah setelah AS memberi sinyal tengah melakukan pembicaraan dengan Teheran, melihat potensi deeskalasi ketegangan dengan produsen OPEC itu.
Penurunan harga diperparah penguatan dolar AS dan aksi jual tajam di seluruh sektor komoditas, mempercepat likuidasi berdasarkan dana. Pelaku pasar mengatakan pembalikan arah mendadak ini menggeser momentum dengan turun kuat.
Sumber industri memperingatkan harga pada level saat ini bisa memicu aksi jual tambahan oleh penasihat perdagangan komoditas yang mengikuti tren, menambah tekanan penurunan. Likuidasi lagi diperkirakan terjadi jika Brent turun di bawah batas $65/barel, di mana minat terbuka opsi yang besar dapat meningkatkan volatilitas dan memperparah fluktuasi harga.
____________________________________________________________________
Ikuti kami di Kanal Telegram Resmi CommoPlast untuk informasi lebih lanjut: https://t.me/commoplast
Country
India
Indonesia
Vietnam
About CommoPlast Asia Sdn Bhd
Your empowering market insight site.