Apr 05, 2025 3:41 a.m.

Oil extended losses amid deepening trade tensions and bearish demand expectations

Oil extended losses amid deepening trade tensions and bearish demand expectations

Title

Available in

Harga minyak bumi turun untuk tiga sesi berturut-turut pada Selasa, 4 Maret 2025, menyeret patokan internasional ke level terendah baru dalam beberapa bulan. Sentimen tetap rapuh karena meningkatnya gesekan perdagangan dan perkiraan permintaan lesu membebani pasar. 

Future Brent turun 58 sen menjadi $71,04 per barel, menjadi level terlemah sejak September 2024. 

WTI turun 11 sen menjadi $68,26 per barel, kembali ke level terakhir terlihat pada November 2024. 

Sektor energi diperdagangkan dengan hati-hati setelah AS memberlakukan tarif besar-besaran terhadap China, Kanada, dan Meksiko dengan tarif masing-masing 10%, 25%, dan 25%. Langkah ini memicu pembalasan cepat dari China, yang menaikkan tarif sebesar 10–15% pada produk pertanian dan makanan tertentu dari AS. Hal ini memicu kekhawatiran atas aktivitas ekonomi global yang berpotensi melambat dan mengurangi permintaan energi. 

Lebih menekan sentimen, Goldman Sachs memproyeksikan penurunan bertahap harga minyak hingga 2026, mengikuti dampak ketegangan perdagangan, rencana peningkatan produksi OPEC+ dan data ekonomi AS yang lesu. Bank itu memperkirakan Brent bisa turun hingga $65/ton atau lebih rendah pada akhir tahun tersebut.

Written by: Derek Yong