Apr 05, 2025 3:50 a.m.

Oil declined amid economic uncertainty and recessionary fears

Oil declined amid economic uncertainty and recessionary fears

Title

Available in

Harga minyak turun pada hari Senin, 10 Maret 2025, karena kekhawatiran kenaikan tarif AS dan peningkatan pasokan OPEC+ membebani sentimen pasar. Ketidakpastian ekonomi yang lebih luas dan melemahnya ekspektasi permintaan semakin memperkuat pandangan bearish. 

Brent crude futures turun $1,08 menjadi $69,28 per barel. 

WTI crude turun $1,01 menjadi $66,03 per barel. 

Kedua patokan harga mengalami penurunan sebesar 1,5%. 

Kehati-hatian pasar semakin meningkat di tengah kebijakan perdagangan Amerika Serikat yang tidak bisa diprediksi. Meski pemerintah menunda kenaikan tarif sebesar 25% yang direncanakan untuk Kanada dan Meksiko, mereka menandakan akan bersikap tegas dalam perdagangan dengan mitra utama ini. Ketidakpastian ini melemahkan kepercayaan investor, dengan pembeli sebagian besar mengadopsi pendekatan wait-and-see (menunggu dan melihat). 

Sementara itu, kekhawatiran resesi terus berlanjut seiring dengan meningkatnya proteksionisme perdagangan global. Kenaikan bea baru-baru ini oleh Kanada dan China atas barang-barang AS menegaskan lingkungan perdagangan yang semakin restriktif, memunculkan pertanyaan lebih lanjut pertumbuhan ekonomi global dan stabilitas permintaan minyak. 

Menambah ketidakpastian, OPEC+ memberikan sinyal beragam mengenai rencana produksi waktu dekatnya. Kelompok ini mengonfirmasi peningkatan output April tetapi menunjukkan fleksibilitas mengubah arah jika kondisi pasar memerlukan penyesuaian.

 

Written by: Derek Yong