Mar 31, 2025 7:19 a.m.

Oil slipped as US-Russia talks raised questions over global supply dynamics

Oil slipped as US-Russia talks raised questions over global supply dynamics

Title

Available in

Harga minyak bumi turun sekitar 1% pada Selasa, 18 Maret 2025, seiring dengan negosiasi AS-Rusia mengenai konflik Ukraina yang memicu spekulasi potensi pencabutan sanksi terhadap ekspor bahan bakar Rusia.

Brent crude futures ditutup turun 51 sen menjadi $70,56 per barel.

West Texas Intermediate (WTI) crude turun 68 sen menjadi $66,90.

Para pelaku pasar menilai kemungkinan implikasi gencatan senjata Rusia-Ukraina yang meluas setelah Rusia setuju menangguhkan serangan terhadap infrastruktur energi Ukraina selama 30 hari. Namun, analis memperingatkan bahkan jika sanksi dicabut, pemulihan signifikan dalam ekspor minyak bumi Rusia bisa memakan waktu lama. Produksi minyak bumi Rusia berada di angka 9,2 juta barel per hari (bpd) pada tahun 2024, lebih rendah dibanding puncak terakhir sebesar 9,8 juta barel per hari pada tahun 2022.

Minyak bumi masih berada di jalur yang mengalami kerugian triwulanan, tertekan eskalasi perang dagang global yang mengancam permintaan. Sementara OPEC dan sekutunya berencana meningkatkan produksi pada bulan April, yang semakin membebani sentimen pasar.

Written by: Derek Yong