Aug 30, 2025 7:10 p.m.

Oil climbed on geopolitical risks, FED rate-cut expectations

Oil prices rose on Monday, supported by renewed geopolitical tensions and expectations of a US interest rate cut, though gains were capped by rising OPEC+ supply.

Title

Available in

Harga minyak naik pada hari Senin, didukung ketegangan geopolitik yang kembali meningkat dan ekspektasi penurunan suku bunga AS, meski kenaikan dibatasi meningkatnya pasokan OPEC+.

Minyak bumi Brent ditutup naik $1,07, atau 1,6%, menjadi $68,80 per barel.

West Texas Intermediate naik $1,14, atau 1,8%, menjadi $64,80.

Para pedagang menyebutkan meningkatnya risiko terhadap ekspor Rusia setelah Ukraina meningkatkan serangan terhadap fasilitas energi. Pada saat sama, investor mempertimbangkan potensi sanksi baru AS terhadap Rusia karena pembicaraan damai antara Washington, Kyiv, dan Moskow terlihat sedikit kemajuan. Namun, dampak potensi gangguan pasokan diredam langkah OPEC+ mencabut pemotongan produksi lalu, menambahkan volume pasokan yang signifikan kembali ke pasar.

Di sisi makroekonomi, sentimen membaik setelah Federal Reserve (FED) memberi sinyal pada Jumat bahwa para pembuat kebijakan mungkin akan menurunkan suku bunga pada bulan September, dengan data pekerjaan AS lemah memperkuat ekspektasi itu. Meski begitu, ketidakpastian masih menyelimuti dampak inflasi dari tarif baru yang diperkenalkan pemerintah AS, meski FED menyarankan dampaknya bisa bersifat sementara.


Written by: 
Farid Muzaffar