Shenhua Auction: Market reopens with modest gains as post-holiday buying fails to meet expectations
Shenhua Auction: Market reopens with modest gains as post-holiday buying fails to meet expectations
Shenhua Baotou Coal Chemical Co., produsen petrokimia dari batu bara terbesar di China, menyelesaikan lelangnya pada 5 Januari 2026, hasil untuk grade utama sebagai berikut:
|
Product |
Auction Volume |
Deal Volume |
Auction Prices |
Deal Prices |
Deal % |
||
|
CNY/ton |
USD/ton |
CNY/ton |
USD/ton |
||||
|
Combined and reported by CommoPlast |
|||||||
|
PPH Yarn |
1574 |
1373 |
5900 |
$748 |
5970-6300 |
$757-799 |
87.2% |
|
PPBC Inj |
200 |
200 |
6000 |
$761 |
6000-6010 |
$761-762 |
100.0% |
|
LL Film |
800 |
650 |
6050 |
$767 |
6150-6360 |
$780-806 |
81.3% |
|
*Auction and Deal volumes are in tonnage *All USD equivalent prices only exclude the 13% value-added tax (VAT). They have not taken into account other costs that might incur in the selling process, i.e. import duty, customs clearances. |
|||||||
Auction platform: https://www.e-chnenergy.com
Auction time: Monday – Friday, 10 AM – 12 PM
Poin-poin utama:
Lelang PP dan LLDPE Shenhua menutup sesi pertama 2026 dengan kenaikan terukur, seiring aktivitas perdagangan pada awalnya terkonsentrasi di platform lelang setelah jeda libur. Pembeli kembali ke pasar mengisi ulang stok yang menipis, tapi sentimen keseluruhan tetap berhati-hati di tengah ketidakpastian yang masih menyelimuti arah harga dalam waktu dekat.
Pelaku pasar melaporkan adanya perbedaan jelas antara jalur perdagangan pada sesi pembukaan. Sementara transaksi lelang terselesaikan pada level relatif kuat, permintaan di pasar spot tertinggal dari perkiraan.
Pemulihan pasca-liburan diantisipasi, setelah penundaan pembelian dengan luas pada akhir Desember, hingga kini belum sepenuhnya terwujud, membuat para pelaku pasar umum masih berada dalam mode observasi.
“Pasar dibuka kembali dengan nada jauh lebih sepi dari perkiraan,” ujar seorang pedagang lokal. “Meski sebelumnya ada harapan pemulihan kuat, permintaan aktual masih tipis. Sebagian besar pembeli tetap berpegang pada pengadaan sekadar kebutuhan dan enggan berkomitmen pada volume lebih besar hingga tren harga menjadi lebih jelas.”
Sikap pembelian berhati-hati ini berlanjut meski terjadi guncangan geopolitik besar di pasar energi upstream, setelah Amerika Serikat melakukan operasi militer di Venezuela. Perkembangan itu, sebelumnya diperkirakan akan menyuntikkan premi risiko signifikan ke pasar minyak bumi, sejauh ini belum mampu diterjemahkan menjadi dukungan upstream berkelanjutan bagi harga petrokimia.
Acuan minyak bumi Brent dan WTI tetap relatif stabil di awal minggu, karena pasokan global memadai dan terbatasnya gangguan langsung terhadap ekspor minyak Venezuela mengimbangi risiko geopolitik. Respons minyak bumi yang lesu ini memperkuat kehati-hatian di downstream, para konverter (manufaktur) memilih menjaga stok tetap ramping alih-alih melakukan lindung nilai terhadap potensi volatilitas harga.
Sementara produsen lokal sebagian besar menahan penawaran spot yang kuat, sebuah strategi semakin membuat pembeli memprioritaskan jalur lelang, di mana harga dipersepsikan lebih kompetitif. Ke depan, sentimen waktu dekat diperkirakan akan bergantung pada apakah pasar energi upstream mulai mencerminkan risiko geopolitik berkepanjangan dan adanya bukti lebih jelas mengenai pemulihan permintaan, dengan sebagian besar pelaku kemungkinan tetap selektif hingga terbentuk level dasar harga yang lebih pasti.
Written by: Kat Yun Yun
Edited by: Farid Muzaffar
