Oil slides over 4% as easing Iran risks unwind risk premium
Global crude oil prices settled sharply lower on Monday, 2 February, as easing geopolitical tensions surrounding Iran triggered a broad risk-off move
Harga minyak bumi global ditutup anjlok tajam pada Senin, 2 Februari, seiring meredanya ketegangan geopolitik terkait Iran yang memicu pergerakan risk-off dengan luas di seluruh sektor komoditas dan mempercepat likuidasi yang didorong dana.
Minyak bumi Brent turun USD 3,02, atau 4,4%, dan ditutup pada USD 66,30 per barel.
Kontrak future WTI turun USD 3,07, atau 4,7%, menjadi USD 62,14 per barel.
Aksi jual itu diperparah penguatan dolar AS serta penurunan tajam pada logam dan aset berisiko lainnya, memperkuat momentum penurunan. Pelaku pasar mengatakan pembalikan arah abrupt ini menandai pergeseran tegas dalam sentimen waktu dekat, dengan harga menghapus sebagian besar risiko geopolitik yang terakumulasi sebelumnya.
Iran dan Amerika Serikat dijadwalkan melanjutkan kembali perundingan nuklir pada Jumat, menurut para pejabat dikutip Reuters, sehingga meredakan kekhawatiran akan gangguan pasokan dalam waktu dekat. Tanpa adanya guncangan pasokan baru, para pedagang mengatakan pasar sedang melakukan penyesuaian ulang setelah sebelumnya memperhitungkan risiko waktu dekat yang tidak terwujud.
Sumber-sumber industri memperingatkan harga level saat ini dapat memicu aksi jual baru oleh penasihat perdagangan komoditas (commodity trading advisors/CTA) yang mengikuti tren, sehingga menambah tekanan penurunan. Likuidasi lagi diperkirakan terjadi jika Brent turun di bawah batas USD 65 per barel, di mana minat terbuka opsi besar dapat meningkatkan volatilitas dan memperburuk pergerakan harga.
