Mar 19, 2026 11:23 a.m.

EIA: Weekly stock build reflects import swings and weather disruptions, not demand shift

US commercial crude stocks rose by 16 million barrels in the week ending 20 February, the US Energy Information Administration (EIA) reported on Wednesday, bringing total inventories to 435.8 million barrels, roughly 3% below the five-year average.

Title

Available in

Stok minyak bumi komersial AS naik 16 juta barel pada minggu yang berakhir 20 Februari, lapor Badan Informasi Energi AS (EIA) pada hari Rabu, sehingga total stok mencapai 435,8 juta barel, sekitar 3% di bawah rata-rata lima tahun. Angka ini mengikuti kenaikan 11,2 juta barel yang lalu dilaporkan American Petroleum Institute (API).

Para analis mencatat gangguan produksi terkait cuaca mendistorsi data stok mingguan, lebih mencerminkan faktor waktu operasional daripada perubahan fundamental dalam permintaan.

Produksi minyak bumi lokal turun tipis sebesar 33.000 barel per hari (bph) menjadi 13,7 juta bph, sementara impor bersih rata-rata mencapai 2,3 juta bph, naik 413.000 bph dibanding minggu lalu dan 16,5% lebih tinggi dibanding periode empat minggu yang sama tahun lalu. Pengamat pasar mengingatkan fluktuasi stok mingguan sering kali mencerminkan perubahan waktu pendek pada impor, ekspor, dan tingkat produksi kilang, sementara rata-rata empat minggu untuk produk yang dipasok sebagai proksi konsumsi, tetap stabil.

Stok produk olahan bervariasi. Total stok bensin turun 1 juta barel setelah penurunan 3,2 juta barel pada minggu lalu, seiring produksi melemah menjadi 9,2 juta bph.

Indikator permintaan tetap kuat. Dalam empat minggu terakhir, total produk yang dipasok rata-rata mencapai 21,4 juta bph, naik 5,4% dibanding tahun lalu. Konsumsi bensin bertahan di 8,5 juta bph, sementara pasokan distilat naik 4% menjadi 4,4 juta bph, memperlihatkan permintaan lokal tetap kuat meskipun stok berfluktuasi.

 


Written by:
 Farid Muzaffar

Country

China