EIA: US crude inventories hit near three-year high as record exports drain fuel stocks
US crude inventories swelled to a near three-year high on surging domestic production, contrasting sharply with tightening fuel stocks driven by record exports.
Keseimbangan minyak bumi AS melonggar signifikan pada minggu yang berakhir 27 Maret, karena lonjakan produksi lokal mendorong stok ke level tertinggi dalam hampir tiga tahun, berbanding terbalik dengan pasar produk olahan yang semakin ketat akibat ekspor mencapai rekor.
Stok minyak bumi komersial meningkat sebesar 5,5 juta barel menjadi 461,6 juta barel, jauh melampaui ekspektasi pasar. Ini merupakan level tertinggi sejak Juni 2023, menempatkan stok sekitar 2% di atas rata-rata musiman lima tahun dan menekan harga futures minyak waktu dekat.
Pendorong utama kenaikan ini adalah lonjakan tajam produksi minyak lokal, naik 380.000 barel per hari (bph) menjadi 14,0 juta bph. Arus perdagangan tidak banyak membantu mengimbangi, impor tetap stabil di 6,4 juta bph dan ekspor hanya naik tipis menjadi 3,5 juta bph.
Aktivitas kilang turut memperparah kelebihan pasokan minyak bumi. Input minyak bumi turun 219.000 bph menjadi 16,4 juta bph, menurunkan tingkat utilisasi menjadi 92,1% dari kapasitas produksi.
Sebaliknya, keseimbangan produk olahan justru semakin ketat karena pembeli internasional berupaya menggantikan pasokan yang terganggu akibat blokade Selat Hormuz. Stok bensin turun 600.000 barel menjadi 240,9 juta barel, sementara stok distilat berkurang 2,1 juta barel menjadi 117,8 juta barel, didorong ekspor produk minyak bumi yang mencapai rekor tertinggi.
Data ini memperlihatkan pasar terfragmentasi. Di satu sisi, pasokan minyak bumi lokal melimpah menahan kenaikan harga minyak, sementara di sisi lain permintaan internasional sangat tinggi terhadap distilat dan bahan bakar jet dari AS dengan cepat menguras stok produk. Selama pembeli global terus bergantung pada ekspor AS, pasar produk olahan akan semakin ketat, berpotensi mendorong kenaikan harga bahan bakar konsumen meskipun terdapat surplus minyak bumi.
Written by: Aiman Haikal
