Apr 11, 2026 7:29 a.m.

Oil plummeted below $100 on ceasefire announcement despite persistent physical blockades

A US-Iran ceasefire drove crude below $100, unwinding risk premiums despite persistent maritime blockades and kinetic strikes on Saudi infrastructure.

Title

Brent NYMEX

Available in

Harga kontrak future minyak bumi turun tajam dalam perdagangan hari Rabu, anjlok di bawah batas $100 seiring aliran algoritmik dengan cepat memperhitungkan kesepakatan gencatan senjata bilateral selama dua minggu antara AS dan Iran. Penyesuaian harga tinggi ini sepenuhnya didorong ekspektasi ke depan atas pembukaan kembali Selat Hormuz, yang agresif menghapus risiko geopolitik meskipun kendala pasokan fisik masih berlangsung.

Minyak bumi WTI AS turun $18,54 (16,41%) menjadi $94,41 per barel. Bersamaan kontrak Brent internasional turun $14,52 (13,29%) menjadi $94,75 per barel. Penurunan tajam di pasar future ini efektif menghapus harga bulan terdekat WTI terhadap acuan global.

Meskipun terjadi pelemahan tajam di pasar future, kondisi fisik langsung tetap sangat terfragmentasi. Jalur transportasi maritim masih tertutup ketat, intelijen pelayaran mengonfirmasi angkatan laut Iran masih memblokir kapal yang tidak disetujui sambil menunggu koordinasi logistik resmi.

Defisit fisik semakin diperburuk aktivitas militer lokal, termasuk serangan langsung terhadap East-West Pipeline Arab Saudi yaitu jalur utama alternatif ekspor minyak bumi negara itu yang terjadi beberapa jam setelah deklarasi gencatan senjata.

Sentimen bearish di pasar future semakin diperkuat data stok lokal AS. Energy Information Administration melaporkan kenaikan stok minyak bumi komersial AS yang lebih banyak dari perkiraan, naik 3,1 juta barel menjadi 464,7 juta barel, turut meredakan kepanikan di pasar waktu pendek.

Written by: Aiman Haikal