Morning Briefing - 29 Jan. 2026
CommoPlast
Morning Briefing
29 January 2026
Brent: $68.40 (+ $0.83)
WTI: $63.21 (+ $0.82)
Naphtha CFR Japan: +$16
Ethylene CFR NEA: Stable
Ethylene CFR SEA: Stable
Propylene FOB Korea: Stable
Propylene CFR China: Stable
*Data represent closing prices of the previous trading day
____________________________________________________________________
PP Block Copolymer Indonesia Mencapai Level Tertinggi Dalam Lima Bulan di Tengah Pasokan Ketat Mengimbangi Pelemahan Permintaan
Impor PP block copolymer Indonesia naik ke level tertinggi dalam lima bulan pada minggu tercatat, didukung pasokan terbatas, harga upstream kuat, serta sisa permintaan terkait musim perayaan, meskipun tanda-tanda kelelahan permintaan mulai terlihat.
Harga mengikuti penguatan lebih luas di segmen PP homo, mencapai level tertinggi sejak akhir Agustus 2025. PP block copolymer non-dutiable naik $10–20/ton dibanding minggu lalu, penawaran bertahan kuat di atas batas $900/ton CIF Indonesia. Upaya pembeli mendapatkan material di bawah level ini sebagian besar tidak berhasil, karena penjual terlihat keinginan kecil untuk memberikan konsesi (pemotongan) setelah sebagian besar alokasi Februari telah habis.
Meski tren harga menguat, resistensi mulai muncul. Sejumlah pembeli menyatakan mereka berada pada posisi stok yang cukup dan memilih mundur sementara dari pasar, mengambil pendekatan wait and see sambil menilai kondisi permintaan pasca-Ramadan sebelum berkomitmen pada restocking baru.
____________________________________________________________________
India dan Uni Eropa Capai Kesepakatan Dagang Bersejarah Setelah Mempercepat Perundingan
India dan Uni Eropa (UE) merampungkan perjanjian dagang yang lama dinantikan pada hari Selasa, memangkas tarif atas sebagian besar barang untuk memperluas perdagangan bilateral dan mengurangi ketergantungan pada Amerika Serikat di tengah meningkatnya ketegangan perdagangan global. Perjanjian ini diproyeksikan akan menggandakan ekspor UE ke India pada 2032, mencakup 96,6% barang yang diperdagangkan berdasarkan nilai, serta diperkirakan menghemat perusahaan-perusahaan Eropa sekitar $4,75 miliar dalam bentuk bea masuk, menurut UE.
Penandatanganan resmi diharapkan dilakukan setelah proses penelaahan hukum, yang dapat memakan waktu lima hingga enam bulan, implementasi diperkirakan dalam waktu satu tahun, ujar seorang pejabat India. Melengkapi langkah-langkah perdagangan itu, UE juga berjanji memberikan dukungan keuangan sebesar €500 juta selama dua tahun untuk membantu India mengurangi emisi gas rumah kaca.
____________________________________________________________________
Ikuti kami di Kanal Telegram Resmi CommoPlast untuk informasi lebih lanjut: https://t.me/commoplast
Your empowering market insight site.
